PESONA PANTAI SAWANGAN KEBUMEN, HIDDEN GEME WAJIB DIKUNJUNGI


 Kalau ngomongin pantai di Kebumen memang tidak ada habisnya, setiap balik rumah ada saja ajakan dari teman untuk menikmati pantai yang masih asing di telinga. “dijamin nggak bakal menyesal!” begitu kata yang diucapkan teman hingga tak mungkin aku abaikan. Kesempatan juga liburan sama dengan stock banyak foto-foto, dan tentunya healing setelah berbulan-bulan di perantauan tidak menikmati angin dan deburan pantai.  




Pantai Sawangan terletak di Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen, kalau kamu pernah ke Pantai Menganti itu hanya sebelahnya saja. Nanti ke arah kanan saat mau masuk ke Menganti, tapi di sana sudah terpasang papan reklame untuk menunjukkan arah ke Pantai Sawangan.  



Harga tiket masuk Rp 15.000 untuk moment hari besar seperti lebaran tapi unuk hari biasa untuk tiket masuk hanya Rp 10.000 . Dan masih ada jarak yang lumayan dari tiket masuk ke tempat parkiran. Tempat parkiran motor dan mobil areanya langsung dengan warung-warung makan. Banyak makanan yang dijajakan, mulai dari soto, pecel, tempe mendoan, dan banyak lainnya. Dan yang paling terpenting kamar mandi tersedia banyak, ada musolah juga.  

Letak pantainya berada di bawah, jadi harus berjalan kaki dan dimulai dengan tanjakan panjang. Jujur saja, ketika kamu berencana untuk datang ke pantai ini disarankan memakai sepatu atau sandal anti slip. Jangan menggunakan sandal ber hak tinggi, tapi kalau kamu terbiasa dengan memakai ya harap bertahan saja. Hehehe 

Perjalanan lumayan panjang dan tentunya medannya turun ke bawah, tapi tenang saja, akses jalannya sangat baik dan terawat, bersih pula. Campuran dari anak tangga untuk medan yang turun terjal dan yang datar sudah ter cor halus. Kalau kamu merasa lelah perjalanan panjangnya, ada ojek juga kok, jadi bisa memangkas perjalanan selanjutnya.  

Walaupun perjalanan lumayan terjal dan panjang, tapi view yang disuguhkan luarbiasa cantik dan ingin segera sampai tujuannya. Warna biru membentang cantik dari atas, berpadu dengan biru langit membentuk garis cantik. Akh, cantik sekali. “ Kebumen tidak kalah dengan Jogja ini, orang-orang harus banget tahu” batinku.  

Setelah hampir setengah jam turun ke pantai, tibalah dengan suguhan batu-batu wadas atau batu karang yang membentang. Di pantai ini hanya sedikit pasirnya, tapi full batu-batuan. Cuaca panas tidak menjadi hambatan untuk foto-foto cantik. Dan kerennya dari pengelola menyediakan banyak spot untuk swafoto dan tidak akan puas. Hahaha 

Deburan ombak semakin menambah kesan untuk tidak gampang dilupakan. Walaupun lelah perjalanan panjang dan terjang dibayar dengan keindahan pantai ini tidak ada hitungan rugi. Akhhhh... mau ke situ lagi. Sama pasangan halal tahun depan. Aamiin  

25 Maret 2026












Comments

Popular posts from this blog

Guru Gatra, Guru Wilangan lan Guru lagu tembang-tembang macapat

IMPLIKASI UNDANG-UNDANG GURU DAN DOSEN NO 14 TAHUN 2005

Keping Kayu bisa Tukar Aneka Makanan Khas Kebumen di Pasar Jaten